Kebanyakan dari kita melihat suatu yang kita lewati sebagai suatu keuntungan ataupun sebaliknya. Tak jarang pula kita mengagap semua yang keliatan buruk itu tak ada guna dan hanya merugikan kita. Banyak dari kita merasa patah setelah gagal dalam menjalani hidup ketika kita bangkit begitu pun sebaliknya.
Diantara keuntungan dan kerugian yang kita peroleh, terdapat pesan yang secara tak langsung menegur kita. Kita terlalu menganggap enteng suatu keberhasilan dan menganggap musibah dari kegagalan yang kita peroleh. Sadarilah banyak hikmah dan cobaan yang terdapat dari kekayaan serta ketenaran yang kita peroleh. pernahkah kita meenyadari hal itu..?
Semua kegagalan yang kita lalui semua merupak bencana bagi kita. Namun, lihatlah orang dibawah kita banyak orang yang jauh kurang beruntung dari pada kita. Tetapi kita tak pernah menyadari hal itu. Banyak nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita.Banyak nikamat Tuhan yang kita lupakan, sekecil apa pun itu daik atom yang terdapat dikita di sekitarkita itu merupakn keberhasilan dan kemampuan kita. kenapa tak kita jadikan modal untuk menyemangatkan jiwa kita..?
Pahamilah kegagalan yang kita alami itu tak seburuk dari apa yang kita asumsikan selama ini. Buka mata kita luaskan fikiran, kita makhluk yang sempurna mengapa tidak kita manfaatkan kesempurnaan yang telah diberikan Tuhan. Pahamilah hal itu kawan kita melupakan jatidiri kita, kita makhluk yang kuat mengapa harus menyerah dengan keadaan banyak yang tidak seberuntung kita. Perlukah kita mengeluh didalam kesempurnaan kita..?
Banyak tugas yang harus kita selesaikan sebagai makhluk yang sempurna sudahkah kita menjadi yang sempurna untuk BUMI kita. Setidaknya untuk kita sendiri pahamilah kawan buka cakrawala kita yang menggegam BUMI bukan sebaliknya. Serta juga kita yang mengatur waktu bukan waktu yang mengatur kita pahami kawan dan lihat keindahan sang pencipta yang kita hancurkan. Ratapi buak hanya kita yang hidup di BUMI.
Kenapa kita tidak menjaga kemajuan teknologi hanya merusak bagi mereka yang tidak bisa memanfaatkannya. Saatnya kita bangkit dan bangun dari keterpurukan dan yakin kita mampu menjalaninya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar